~Kesuma Jiwaku~

malam telah pun merangkak ke pagi.

pagi pula akan berlabuh kesiangan.

aku bagaikan kertas putih yang menyamar sebagai melur.

nampak indah dan harum tetapi tiada bernilai.

Wahai kesuma jiwa,

usahlah dibimbangkan lagi.

badanku telah kau siat,

hatiku telah kau ratah.

yang tinggal hanyalah sekotak ingatan yang bernama memori.

andai Allah mengambil aku dari nyawaku,

genggamlah memori indah kita.

hiduplah dengannya…

Advertisements

::Pendapat/Comment::

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s