~bayang mu di mana-mana~

‘Sayang…pemergianmu mengajar aku erti rindu..erti sabar dan erti sebuah cinta…

Allah masih mahu aku mengingati detik kita bersama…detik di mana aku tidak pernah mahu menghargai kehadiranmu disisiku…

Arina, betapa tersiksanya aku hidup tanpamu…..’

Airmata Adam mengalir lagi.

Sakitnya memendam sebuah rasa yang hanya kita mengetahui calarnya…

Maafkan aku, sayang… Sesungguhnya aku teramat rindukan mu….

Lautan yang luas tidak dapat membasuh luka aku kehilanganmu.. apatah lagi menanam jauh ke dasar bayang wajahmu…’

Aku yang mengejar bayang
Cinta kian terbiar
Terpendam kata tak terungkap selamanya

Pedihnya hanya aku yang merasa
Mahu memilikinya
Aku hanya hamba cinta

Sesungguhnya aku berdoa kepada Allah agar aku dapat bersamamu di alam yang lain yang lebih indah…’

“Argh……………….!!!!!!!!!!!!!!!!”

Adam meraung lagi… Meraung ke arah lautan yang luas terbentang.

Di tempat di mana Arina pergi di pangkuannya…

Ya Allah…

Bisik hatiku lepaskan dirinya
Sungguh aku tak bisa
Biarlah ku sendiri
Tanpa kasih di hati

Aku tak mampu pertahankan lagi
Cinta yang menyakiti
Biarlah aku pergi
Tiada hampa di hati

Advertisements

::Pendapat/Comment::

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s